Cuma cerita #part4

Hola Everybody..

Okay, i will continue story about my traveling goes to Bali.

Enjoyyy....


    Pada sore hari sekitar pukul 16.00 (waktu Bali). Kami berpamitan kepada pak de dan bude untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Denpasar. Pak de dan Mas dedik mengantar kami ke tempat pemberhentian bus di sebrang jalan raya depan tempat sembahyang umat hindu (Pura). Perjalanan kali ini kami tempuh kurang lebih 5 jam menggunakan bus. Namun kami kurang beruntung rupanya, bus yang kami tumpangi tidak konsisten kecepatannya. Terkadang berjalan lamban sesekali berhenti di tempat sembahyang terkadang juga melaju dengan kecepatan yang tinggi.

Ini adalah perjalanan pertama kami ke Denpasar berdua dengan menggunakan transportasi umum. Sebelumnya, kalau kami bepergian ke Bali biasanya kami menggunakan mobil pribadi atau bus travel yang lansung sampai ke tujuan. Hari mulai petang, pak sopir masih saja santai dalam mengendari bus. Kami mulai sedikit khawatir. Badan sudah mulai letih, stok makanan yang kami miliki tinggal roti saja dan akhirnya kami makan berdua. Kami tidak tahu saat itu sudah sampai dimana. Akhirnya saya memutuskan untuk membuka gmaps dalam keadaan gelap dan batrai hp sudah tinggal beberapa persen. Rasanya pengen marah dan nangis. Kakak kami yang berada di Denpasar sesekali menelpon kami menanyakan keadaan di dalam bus. Kami pun hanya bisa menjawab iya dan tidak. Kami memutuskan untuk share location kepada kakak kami, agar ia mengetahui titik lokasi kami pada saat itu.

Sampai juga di terminal Ubung denpasar pukul 24.00 dini hari. luar biasa lebih dari 5 jam kami menempuh perjalanan darat hanya karena sopir yang amat sangat ngarett ini. Kami pun lansung diajak makan malam bersama di salah satu warung yang masih buka pada saat itu. Alhamdulillah kami sampai di rumah dengan selamat. Kami pun segera membersihkan diri dan beristirahat.

Esok hari kami mulai membereskan barang yang kami bawa untuk dimasukkan ke dalam almari. rencananya kami akan stay di Bali selama 4 hari. Cukup sebentar karena memang dapat liburnya sebentar. Setelah mandi kami diajak membeli sarapan di depan gang rumah kakak kami. Kami membeli nasi "Jinggo" begitu sebutannya. Nasi dengan porsi sedikit dengan lauk ayam suwir dan serundeng serta sambal hijau. Kita juga bisa menambah gorengan sesuai dengan keinginan. Harganya sangat ramah dikantong. Murah tapi gak murahan. Harga nasinya sekitar 5 ribu, gorengan seribuan kalau mau nambag kerupuk juga ada dan menurut aku sih udah kenyang ya. Kalau kalian lagi di Bali wajib beli nasi ini guys😍

Hari-hari selanjutnya kami diajak berkeliling tempat wisata dan kuliner yang belum kami kunjungi sebelumnya. Kami sangat senang meskipun hanya sebentar berada di Bali. Terimakasi Neng Mery dan Mas Febry atas sambutannya. Maaf selama di Bali kami banyak merepotkan. Semoga kami bisa berkunjung ke Bali lagi.


Cerita tentang perjalanan pulang akan menjadi penutup cerita travelingku ke Bali. Stay tune ya..

Happy reading :))

Comments

Popular posts from this blog

CERPEN

METODE TAFSIR